6/20/2015

ASEAN+2 SUMMIT 2015



                Ya, kami, siswa dan siswi MAN Insan Cendekia Serpong tepatnya kelas XI, mengaplikasikan pelajaran PKn kami yaitu ASEAN+2 SUMMIT ini. Jadi ceritanya gini…
                Bapak Yus Kusnandar, guru PKn kami mengaplikasikan pelajaran berupa simulasi sidang asean di sekolah. Nah, Sidang ASEAN+2 SUMMIT ini dihadiri oleh 12 negara yaitu : Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Myanmar, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Tiongkok, dan Jepang. Masing-masing dari delegasinya kira-kiraa 10 orang-an. Ada yang kurang ada yang lebih kayaknya. Mau tau nggak ketua dari masing-masing delegasi? Ntar deh, dijelasin satu-satu, Insya Allaaah.
                Ketua ASEAN+2 SUMMIT ini tak lain dan tak bukan adalah kakak kelas kami, yaitu Kak Gilang Al Ghifari Lukman (Siapa coba yang nggak kenal beliau?^^).  Ah ya! Masing-masing delegasinya diberi kakak tutor (kakak pembimbing). Gunanya, untuk memberi tahu jalan sidang asean yang baik dan benar. Baik kan mereka-mereka?
                Masalah yang diangkat dalam simulasi ini “SENGKETA DI PERAIRAN LAUT TIONGKOK SELATAN”. Pada tau nggak masalah apa ini? Masa nggak tau sih? ^^v. ini merupakan sengketa wilayah yang berada di perairan Laut Tiongkok Selatan. Ada beberapa wilayah di sini yang diklaim oleh banyak pihak, yaitu Tiongkok, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Dan, kalau nggak salah, persengketaan ini memang belum ada solusinya di dunia nyata.
                Lantas, mengapa namanya “ASEAN+2 SUMMIT”? karena, kebanyakan dari negar ayang bersengketa adalah Negara Asia Tenggara. Ditambah dengan Tiongkok karena ia juga memiliki klaim di sana. Dan juga ditambah dengan Jepang. Yaaaa, intinya gitu deh!
                Simulasi ini dimulai di siang hari pukul 13.00 tepat di Ruang Audio-Visual, MANICS. Yang menghadirinya hanyalah 3 orang dari tiap-tiap delegasi. PErtemuan pertama ini menghasilkan 3 kubu, yaitu A, B, dan C.
                Kemudian, dilanjutkan setelah maghrib dengan acara gala-dinner dari tuan rumah yaitu Malaysia. Tempatnya di kantin baru lantai 2. Dan Berlanjut lagi ke puncak sidang di Gedung Serba Guna, dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XI (semua anggota delegasi). Semua datang dengan baju yang serba mencolok, dan menunjukkan diri negaranya masing-masing.
1.       Brunei Darussalam, dengan ketuanya yang dibalut sorban oranye (sorban angkatan sih :3) yaitu Febri Rizki Dwi Satriyo Pamungkas. Dengan penampilan yang sederhana yaitu kemeja oranye dan dasi ungu untuk lakinya, dan gamis oranye dengan blazer hitam untuk yang perempuan
2.       Kamboja, diketuai sama M. Manarul Lubab, dengan baju putih celana putih untuk yang laki-laki, dan yang perempuan baju putih dengan rok hijau dan tak lupa ikatan tali di pinggang berwarna hijau pula
3.       Indonesia, ketuanya tuh M. Hafizhudin. Dia ini pake jas yang paling berbeda dari yang lain. Di saat yang lain memakain jas hitam, ia dengan pedenya melangkah menggunakan jas krem (katanya juga sih punyanya *****nya). Mereka pun menggunakan baju khas Indonesia yaitu batik berwarna hijau, dengan bawahan putih. Dan yang tampak berbeda dari wanitanya adalah pemakaian kerudung paris di belakang kepala yang menjuntai ke bumi.
4.       Laos, dengan ketuanya Ghiyats Naufal Kusuma dengan baju kebangsaan berwarna biru segar, dan bawahan putih. Serta identitasnya yaitu mawar merah di dadanya.
5.       Malaysia, dengan ketuanya yaitu M. Taufik. Mereka memakai songket warna merah di lingkar pinggang untuk laki-laki, dan memakai selendang merah *sedikit berbatik yang disampirkan di pundak.
6.       Myanmar, ketuanya yaaa siapa lagi kalau bukan Abda Ilah Fakhrizal Khan, yang sedang naik daun dalam angkatanku. Delegasi ini yang tampat cetar membahana karena warna kemeja yang dipakai adalah kuning menyala, dengan dasi merah untuk laki-lakinya.
7.       Filipina, Ketuanya M. Helmi Risansyauqi (Helmi inilah yang mendapatkan award “ketua delegai terbaik”).  Dengan warna khas coklat mereka tampil di GSG. Juga bunga berbentuk indah nan manis yang dipakai untuk bros/pin. Sayang sekali, ada kesayangan. Selendang yang mereka beli online baru datang setelah sidang asean ini selesai. Kasiaannnyaaa mereka
8.       Singapura, ketuanya M. Rizal Abdul Aziz. Dengan kemeja dan gaun yang senada berwarna hijau tosca muda, mereka tampak elegant. Ditambah blazer “bintang” berwarna biru dongker!
9.       Thailand, Ketuanya itu Dias Akbar Nugraha. Mereka memakai gaun berwarna merah dan dibalut blazer berwarna krem-coklat.
10.   Vietnam, ketuanya M. Fathul Islam. Naaah.. delegasi yang satu ini punya kostum yang sungguh dan amat menarik dari sisi mana pun. “haha”. (ditunjukkan dengan kemenangan mereka meraih award kostum terbaik). Tema mereka adalah coklat. Dengan rok yang lebar dan blazer yang elegan.
11.   Tiongkok, ketuanya Fakhriansyah Wijaya. Mereka menurutku paling beda. Yang perempuan memakai baju khas tiongkok, berwarna merah menyala, lengan pendek dengan kaos berwarna kuning sebelumnya. Yang laki-laki memakai jas berwarna agak pink. Tiongkok inilah yang mendapatkan award “best delegation”.
12.   Jepang, ketuanya Zidna Qoulan Tsaqila. Dengan yang laki-laki memakai baju bak sweater hitam abu-abu, dan yang perempuan memakai rompi warna-warni. Delegasi ini mendapat award “position paper terbaik”.

Delegasi Laos

Delegasi Indonesia

Delegasi Brunei Darussalam

Delegasi Malaysia

Delegasi Thailand

Nah, itu dia sekilas info tentang pelajaran PKn di MAN Insan Cendekia! Terimakasih dah baca!


4 komentar:

Silakan ditulis komentarnya. semoga manfaat :)

Subscribe

Flickr