6/16/2021

Review Film: Sweet and Sour (2021) / Yakin Mau LDR?

            Film yang satu ini awalnya sama sekali tidak menarik untuk aku. Terus juga rasanya nggak begitu hype. Eh tapi tiba-tiba aja dalam sehari (pas aku lagi santai, scrolling sosmed mulu seharian) film ini muncul terus dari share-sharean temen-temenku. Alhasil—karena memang aku juga lagi (sok) nganggur, kutonton deh akhirnya. Sekali tonton kelar, walaupun aku merasa film ini agak cukup lama.

Pertanyaan pertama orang itu pasti: “Bagus, nggak?”. Aku sebagai seorang yang hanya penikmat harus mengatakan bahwa jujurly (wkwk bahasa apa ini?) agak membosankan dari awal hingga pertengahan menuju akhir. Loh, kalau gitu membosankan terus dong sepanjang film? Oh, enggak. Kan aku nggak bilang sampai akhir ngeboseninnya. Di bagian part pertengahan menuju akhir itu ternyata adalah ‘gong’nya. Jadi, kalau kamu berniat buat nonton, harus nonton sampai akhir! Nggak boleh skip!

Bisa dilihat dari posternya, kelihatan sih film ini bergenre romance-drama! Keseharian banget deh ceritanya, menurutku. Kalau hanya lihat poster, aku sepertinya memilih untuk tidak nonton juga, sih. Karena pemerannya pun bukan artis yang aku ikuti. Tapi eh tapi akhirnya nonton juga :)

Alur ceritanya itu maju-mundur. Tapi, kalian nggak bakal menyadari satu hal tentang ‘waktu’ yang berlaku di film ini. Nah loh?! Maksudnya? Susah ngejelasinnya, takut spoiler juga, mending tonton! Di awal akan dibuka dengan kehidupan seorang pasien yang jatuh cinta pada perawatnya. Sampai akhirnya mereka menjalin hubungan. Dan selanjutnya pun akan bercerita tentang kehidupan dua insan—belum menikah, yang mempunyai status berpacaran. Melihat dari judul yang aku pasang, mengerti lah ya, salah satu bagian film ini (hampir keseluruhan, sih) bercerita tentang kehidupan dunia pacaran dalam LDR (Long Distance Relationship).

Jadi, buat kamu yang mau pacaran, tapi LDR-an, tonton ini dulu, deh. Ada sedikit gambaran (banyak deng kalau dipikir-pikir lagi) di sini buat kamu, walaupun yaa konflik ini nggak berlaku di semua orang. Iya, kan? Tapi buat antisipasi, kenapa enggak? Yok bisa yok, tonton, yok! Mayan jadi tahu masalah apa aja sih yang bakal dilalui sama pasangan LDR? Orang ketiga? Bisa jadi. Nggak cuma itu juga, sih.

 Oke deh, udah. Aku nggak mau spoiler banyak-banyak karena ini film, ya. Nggak kayak drama yang durasinya panjang jadi bisa cerita banyak part juga.

Salut pokoknya sama penulis skenarionya, akhir yang sangat membagongkan! Berhasil banget bikin kita salah perkiraan dari awal sampai akhir. Ah, elunya doang kali yang gampang ketipu sama film. Percayalah, ini bukan cuma aku yang bilang, beberapa temen yang share juga nulis gini. Oh, ya, nggak lupa pemainnya juga keren-keren lucu lah yaaa. Lemme mention:  Jang Ki-yong sebagai Jang Hyuk (pemeran utama laki-laki), Chae Soo-bin sebagai Da-eun (pemeran utama wanita), Krystal Jung sebagai Han Bo-yeong (pemeran second-lead wanita), dll.

Gimana, penasaran nggak? Haha.

Yang LDR yang LDR… Mayan deh drama yang satu ini buat mengukuhkan kembali niat mempunyai hubungan.

Amanat yang ada di film ini begitu jelas. Nggak ada ambiguitas. Haha. Sebagai manusia yang tidak pernah merasakan pacaran, aku hanya tertawa. Tapi sambil mikir juga sih, kalau seandainya nanti takdir juga memisahkanku dengan ‘doi’, setidaknya aku punya ancang-ancang hasil nonton film ini.

“Sweet and Sour. Manis dan Asam. Hubungan itu nggak selamanya manis, ada asamnya juga. Jangan mau manis mulu. Inget realita!”—(Pov: Penulis blog marah-marah).

Hihi, SELAMAT NONTON!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan ditulis komentarnya. semoga manfaat :)

Subscribe

Flickr